welcome to my simple blog, here where I take my inspiration, my hobbies and scratch my hands...

Blogroll

Pages

Senin, 31 Oktober 2016

nothing gonna change my life for you

Hidup merupakan anugrah terbesar dari Tuhan dan takkan ada yang kebetulan dalam hidup kita, namun semua sudah diatur oleh Pencipta kita, berbagai hal yang kita lakukan kadang kita bisa salah jalan atau menolak jalan yang telah dibuat oleh pencipta kita, saya pernah memilih untuk meninggalkan Tuhan demi pacar saya, namun pada akhirnya saya kembali ke jalan Tuhan kembali, bukan karena tidak ada pilihan lain tetapi karena saya menyesal, Just believe mau seberapa kamu nyakitin Tuhan, Tuhan ga bakal dendam, saya dulu ga kegereja my priority is my boyfriend, awalnya karena dilarang sama mantan saya jdi saya nurut saja, namun semua tidak berjalan dengan baik saya putus sama mantan saya di bulan ke 11, pada saat itu saya merasa sangat jatuh, hilang harapan dan ke gereja pun saya ga berani karena malu sama Tuhan tapi lama-lama saya minta ampun dan saya mulai kembali ke Tuhan lagi, kini saya melayani Tuhan sebagai guru Sekolah minggu di Nafiri Discipleship Kids Church, saya merasa hidup saya lebih baik daripada sebelum saya kenal mantan saya maupun setelah saya mengenal mantan saya, hidup saya berubah 100% so, apapun kepercayaanmu dan apapun yang kamu lakukan ingatlah jangan pernah meninggalkan kepercayaanmu bahkan demi orang yg kamu sayangi 
Share:

Bertemu dengan seseorang yang berjasa

Pada hari minggu tanggal 30 oktober 2016 lalu saya bertemu dengan Ps. Jeffry S. Tjandra yang merupakan seorang penyanyi lagu rohani di gereja Nafiri Discipleship Church, saya teringat dengan lagu Ps Jeffry tersebut yang telah membangkitkan keinginan hidup saya 3-4 tahun lalu ketika suatu yang besar menimpa hidup saya, waktu itu saya yang hampir mengalami depresi saya yang tidak makan, ngomong ataupun keluar kamar dan yang saya lakukan hanya baring dikamar dan menangis waktu itu masih zaman blackberry saya memutarkan sebuah lagu dari pastor Jeffry setiap harinya namun siapa sangka lagu tersebutlah yang memberikan semangat dalam hidup saya, berhari-hari saya mendengarkan lagu tersebut dan akhirnya saya menangis sejadi-jadinya dan setelah itu saya keluar dari kamar, mama saya sampai menangis melihat saya keluar kamar dimana keadaan saya hampir dibawa ke psikolog karena hanya diam saja namun mujizat Tuhan bekerja lewat lagu tersebut, ketika saya melihat Ps.Jeffry saya tidak mengenali namun ketika Ia menyanyikan lagu tersebut saya sontak teringat akan hal tersebut, pada hari itu saya yang harus pelayanan menyebabkan saya keluar ruangan ibadah lebih awal saat itu saya berpikir "sudahlah saya ga akan foto sama dia " namun setelah saya selesai pelayanan saya melihat Ps. Jeffry berada didepan stand, lalu saya memberanikan diri untuk meminta foto, tak banyak yang saya katakan karena saya yang pemalu dan grogi, namun terimakasih banyak kepada Ps. Jeffry untuk lagu-lagunya yang sangat indah dan menyentuh hati, always success ya Pastor!
Share:

bahagia adalah pilihan!

Saya selalu memegang kata-kata bahwa bahagia merupakan pilihan bukan takdir Tuhan setelah mendengar khotbah seorang pendeta di gereja saya, setelah saya memegang hal tersebut saya merasa hidup saya lebih baik daripada sebelumnya, coba anda bayangkan anda sudah menjalani hari anda dengan menyenangkan namun malamnya ada seseorang yang menyebalkan, dan anda merusak hari yang menyenangkan tersebut hanya karena kejadian kecil saja, bukankah itu sangat disayangkan? Kebahagiaan anda hancur hanya karena suatu kesedihan yang kecil.
Selama saya berpacaran dengan pacar pertama di kampus saya merasa hidup saya jarang bahagia, karena Mantan saya yang memiliki sifat yang keras namun kini saya merasa bahwa saya memilih untuk menjadi buruk dan bukan salah mantan saya, ketika saya ditinggalkan oleh mantan saya yang terakhir saya merasa hancur dan tak berdaya, saya terhanyut dengan pertanyaan-pertanyaan dikepala saya namun saya merasa hidup saya telah sia-sia oleh karena hal sekecil itu saja, dan saya mencoba untuk bahagia dan hal itu akan dikalahkan dengan rasa bahagia yang anda tumbuhkan!
Share:

Tak ada hal yang semulus jalan tol

Setelah sekian lama saya tidak menulis blog ini karena kesibukan yang tiada habis-habisnya dan kini saya mulai menulis blog ini kembali,

Beberapa bulan lalu saya berpacaran dengan seorang pria yang menurut saya tidak bisa saya ungkapkan identitasnya, sebelumnya saya tidak pernah menyangka akan dapat dekat melebihi teman karena status kami, namun waktu berjalan yang menyebabkan kami semakin dekat satu sama lain dan kami memiliki perbedaan keyakinan dan halangan statis namun kami nekat untuk menjalani hubungan yang lebih serius dan kami pun berpacaran pada tanggal 4 Juni 2016, hubungan yang berjalan sangat baik tanpa adanya perkelahian (walau kadang ada kesalah pahaman ) namun tak membuat kami jauh satu sama lain, hubungan kami berjalan sangat lancar dan tak menjadikan perbedaan dan halangan tsb sebagai. masalah kami, kami yang sibuk satu sama lain juga tak mempermasalahkan waktu dan quality time untuk hubungan kami, tetapi suatu hari Ia mulai membalas lama ( walau biasanya juga begitu) dan keesokan harinya dia memutuskan saya via chat, saya yang hari itu seperti orang bodoh yang dilempar batu saya benar-benar tidak tau alasannya, namun Ia mengatakan statuslah yang menjadi alasannya, Ia juga mengatakan pekerjaan yang banyak membuat Ia jarang ada waktu serta alasan status yang seakan-akan Ia mengatakan Ia khilaf telah menjalin hubungan dengan saya membuat saya memiliki pertanyaan yang besar dikepala saya, ketika saya mengatakan bahwa hal tersebut telah kita katakan di awal hubungan namun ia tetap memegang teguh alasan tersebut membuat saya tak mengerti dan diam pada saat itu, saya tak pernah menyesali hubungan tsb dan saya yang tidak pernah complain tentang kesibukannya dll tetapi saya tidak mengerti pada hari itu, pertanyaan dikepala saya hanya MENGAPA???
Share:

Minggu, 04 September 2016

Daripada kuliah psikologi lebih milih nikah?


Benarkah orang lebih memilih untuk menikah daripada kuliah psikologi??? 
 Saya merupakan mahasiswa jurusan psikologi di salah satu universitas swasta di Jakarta Utara, sebelum berkuliah saya berpendapat bahwa psikologi itu adalah jurusan yang mudah, hanya praktek tanpa teori yang banyak, dan tanpa hitung-hitungan, Namun itu adalah Pemikiran yang salah besar = X . Ketika saya memulai mempelajari psikologi saya berubah pendapat menjadi "Psikologi itu susah" semua pemikiran saya berubah 360 derajat, saya yang berpikir bahwa jurusan ini mudah padahal saya memiliki buku yang memiliki 600an lembar itu harus saya pahami dan kebanyakan berbahasa inggris, dan saya dipertemukan dengan matakuliah statistika psikologi dan psikometri yang merupakan matakuliah matematika, saya awalnya sudah stress melihat buku yang tebalnya seperti tembok itu ditambah saya yang mulai menemukan matematika yang merupakan pelajaran yang paling saya tidak kuasai itu, saya yang merupakan basic SMK Teknik Komputer dan Jaringan ini semakin stress namun ketika itu saya hanya berpikir saya tidak bisa membuat orangtua saya menjadi sedih dan menyusahkan orangtua saya dan ini merupakan jurusan yang telah saya pilih, semester berganti dengan kegagalan secara akademik saya terima di semester 1 dan 2 yang membuat saya mulai merasa menyerah dan gagal, dan motivasi saya mulai terpacu karena saya yang ketika saat itu saya mengakhiri hubungan asmara saya pada bulan ke 11 dan mantan saya yang selingkuh sudah berbulan-bulan itu membuat saya merasa tidak dapat berdiri dengan kaki saya sendiri itu dan saya merasa kehilangan semua hidup saya, namun satu kata-kata dari mantan saya yang menjadi motivasi saya " ketika orang bodoh berkumpul maka mereka akan bertambah bodoh dan tidak pernah berubah" saya merasa kata-kata tersebut membuat saya marah dan saya akan membuktikan hal bahwa " ketika orang bodoh berkumpul maka mereka akan berusaha untuk menjadi orang pintar dengan cara saling membantu bukan saling menusuk" dan saya mendapatkan hasil yang cukup memuaskan di semester 3 saya mengalami kenaikan nilai akademik dan menurut saya di semester 4 adalah semester yang paling menyulitkan dimana saya diharuskan bolak-balik Jakarta- Depok untuk mengantarkan dan praktek di salah satu Rumah Sakit didekat sana, hal tersebut membuat saya jarang makan dan kurus secara drastis, saya yang menjadi sibuk super 15 itu sulit untuk mengurus diri dan saya yang hanya berfokus pada target penyelesaian tugas tersebut membuat saya harus mencari sekolah di seluruh jakarta yang dapat melakukan praktek, akhirnya saya menemukan satu rumah sakit untuk praktek di Depok, satu buah sekolah untuk melakukan eksperimen, 60 orang untuk mengisi kuesioner dan mencari subjek anak SD-SMP yang dapat dijadikan subjek, dan juga berbagai jadwal sidang persentasi untuk tugas tersebut, namun pada semester 4 ini saya tidak mendapatkan matakuliah yang harus diulang, dan kini saya sedang semester 5 dan menurut saya semester ini lebih berat dari semester sebelumnya, disemester ini saya harus menginap di salah satu Rumah Sakit Jiwa dan Panti sosial, melakukan pelayanan masyarakat, menyusun proposal, menyiapkan subjek untuk 2 matakuliah dan menyiapkan ide untuk melakukan bazzar, belum lagi hal yang harus saya lakukan di gereja.

Menurut saya, semua jurusan memiliki resikonya masing-masing, selama anda enjoy dan terus berusaha maka anda akan mendapatkan hasil yang terbaik, ingat saja " hasil tidak pernah menghianati Usaha" 

bagi teman-teman yang ingin masuk psikologi menurut saya kuncinya ada 3:
1. anda kuat dalam menghafal
2. anda sabar
3. anda pantang menyerah

untuk semester selanjutnya ditunggu saja ya =D =D
Share:

Sabtu, 03 September 2016

introduce my self

halo,,,,
selamat pagi/siang/malam.
perkenalkan nama aku sia's, ini adalah blog aku yang udah lama tapi baru mulai aktif lagi,
maafkan saya jika terdapat kesalahan dalam bentuk apapun,
mulai saat ini saya akan menulis hal-hal tentang keseharian saya,
semoga anda menikmati apapun yang berada di blog ini, dan anda akan mendapatkan motivasi dari blog yang sederhana ini..


 Regards,


Writer
Share:

Rabu, 31 Agustus 2016

Because, Everything will be okey ^^



Hari ini aku mendapatkan kejutan yang luar biasa, aku tidak pernah berpikir bahwa bisa berpacaran dengan seseorang yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya, bahkan tidak pernah terlintas di benakku sama sekali, namun hal itu terjadi.

Semuanya terasa indah dan terasa aman, hubungan asmara yang hampir berjalan menuju angka 2 bulan ini tidak pernah mengalami kegagalan, kekecewaan, masalah dan pertengkaran. hari demi hari pun aku semakin yakin bahwa ia adalah orang yang tepat bagiku. semua hal kulakukan untuk bisa bersama nya, aku meyakinkan orang disekitarku dan aku menjaga rahasia dengan sangat aman, tidak pernah adanya complain yang memicu pertengkaran dari satu sama lain, semua terasa mulus seperti jalan tol ^^

Namun semua berubah pada hari ini, hari ini aku mulai merasakan apa yang terjadi padaku setahun lalu, walau aku tidak merasa terpuruk seperti dulu tetapi aku merasa kecewa dan sakit hati, seseorang yang selalu ada dan telah berjanji untuk terus bersama tiba-tiba memilih untuk mengakhiri hubungan ini, tak ada yang dapat aku pikirkan alasannya, namun aku merasa aku dikhianati oleh orang yang aku sayangi, aku mulai merasa bahwa semua pria itu sama saja, namun alasannya yaitu karena status, aku sempat berpikir bahwa hal tersebut sudah di sepakati sebelumnya, lalu mengapa jadi masalah sekarang?? 

Ketika itu aku yang cuma dapat menangis, aku cuma merasa rasa sayang yang selama ini aku rasakan apakah hanya perasaanku saja atau ia yang sedang menghianati dirinya? aku yang terus mencoba untuk mempertahankan hubungan yang telah aku bangun dengan segala resiko yang akan menanti dan aku yang telah siap untuk menghadapinya, namun semua telah berubah, Ia mengatakan padaku bahwa "aku sayang padamu tapi sebagai adik, tidak sebagai pacar", aku yang awalnya ingin mempertahankan hubungan ini menjadi hancur berkeping-keping dan melihat semuanya semakin gelap, ketika itu aku hanya bertanya dihatiku " Apakah ini yang terbaik Tuhan? Apa yang harus aku lakukan? apa aku harus melupakan atau mempertahankannya?" 

Keesokkannya lagi aku bertanya padanya apakah mungkin kita akan berada di hubungan seperti ini apabila kita suatu hari nanti bertemu tanpa status sebagai penyebab putusnya hubungan, Ia tidak menjawabku, aku yang mulai menyerah dengan hubungan ini maka akhirnya aku berkata padanya " apakah kamu tau apa yang telah aku lakukan untuk kamu? apa yang aku telah lakukan untuk hubungan ini? apa yang telah aku lewati selama ini? aku akan mempertahankan apa yang menurutku pantas untuk dipertahankan, aku merasa kamu pantas untuk dipertahankan, namun kalau salah satu sudah tidak menyayangi lagi lalu untuk apa aku mempertahankannya? aku akan melepaskannya dan menutup hatiku lagi" hanya kata-kata itu yang bisa aku ucapkan dengan perasaanku yang mulai dingin.

Dan aku hanya bisa berdoa dan berkata " ini tidak adil bagiku Tuhan, apa salahku? apa aku telah melakukan kesalahan besar? apakah aku memang tidak diperkenankan untuk memiliki seseorang yang menyayangiku? " kata ku dengan lanjutan menangis selama 15-20 menit.

Share:

About Me

pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "