
Hari ini aku mendapatkan kejutan yang luar biasa, aku tidak pernah berpikir bahwa bisa berpacaran dengan seseorang yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya, bahkan tidak pernah terlintas di benakku sama sekali, namun hal itu terjadi.
Semuanya terasa indah dan terasa aman, hubungan asmara yang hampir berjalan menuju angka 2 bulan ini tidak pernah mengalami kegagalan, kekecewaan, masalah dan pertengkaran. hari demi hari pun aku semakin yakin bahwa ia adalah orang yang tepat bagiku. semua hal kulakukan untuk bisa bersama nya, aku meyakinkan orang disekitarku dan aku menjaga rahasia dengan sangat aman, tidak pernah adanya complain yang memicu pertengkaran dari satu sama lain, semua terasa mulus seperti jalan tol ^^
Namun semua berubah pada hari ini, hari ini aku mulai merasakan apa yang terjadi padaku setahun lalu, walau aku tidak merasa terpuruk seperti dulu tetapi aku merasa kecewa dan sakit hati, seseorang yang selalu ada dan telah berjanji untuk terus bersama tiba-tiba memilih untuk mengakhiri hubungan ini, tak ada yang dapat aku pikirkan alasannya, namun aku merasa aku dikhianati oleh orang yang aku sayangi, aku mulai merasa bahwa semua pria itu sama saja, namun alasannya yaitu karena status, aku sempat berpikir bahwa hal tersebut sudah di sepakati sebelumnya, lalu mengapa jadi masalah sekarang??
Ketika itu aku yang cuma dapat menangis, aku cuma merasa rasa sayang yang selama ini aku rasakan apakah hanya perasaanku saja atau ia yang sedang menghianati dirinya? aku yang terus mencoba untuk mempertahankan hubungan yang telah aku bangun dengan segala resiko yang akan menanti dan aku yang telah siap untuk menghadapinya, namun semua telah berubah, Ia mengatakan padaku bahwa "aku sayang padamu tapi sebagai adik, tidak sebagai pacar", aku yang awalnya ingin mempertahankan hubungan ini menjadi hancur berkeping-keping dan melihat semuanya semakin gelap, ketika itu aku hanya bertanya dihatiku " Apakah ini yang terbaik Tuhan? Apa yang harus aku lakukan? apa aku harus melupakan atau mempertahankannya?"
Keesokkannya lagi aku bertanya padanya apakah mungkin kita akan berada di hubungan seperti ini apabila kita suatu hari nanti bertemu tanpa status sebagai penyebab putusnya hubungan, Ia tidak menjawabku, aku yang mulai menyerah dengan hubungan ini maka akhirnya aku berkata padanya " apakah kamu tau apa yang telah aku lakukan untuk kamu? apa yang aku telah lakukan untuk hubungan ini? apa yang telah aku lewati selama ini? aku akan mempertahankan apa yang menurutku pantas untuk dipertahankan, aku merasa kamu pantas untuk dipertahankan, namun kalau salah satu sudah tidak menyayangi lagi lalu untuk apa aku mempertahankannya? aku akan melepaskannya dan menutup hatiku lagi" hanya kata-kata itu yang bisa aku ucapkan dengan perasaanku yang mulai dingin.
Dan aku hanya bisa berdoa dan berkata " ini tidak adil bagiku Tuhan, apa salahku? apa aku telah melakukan kesalahan besar? apakah aku memang tidak diperkenankan untuk memiliki seseorang yang menyayangiku? " kata ku dengan lanjutan menangis selama 15-20 menit.



0 komentar:
Posting Komentar