1. Client- Server
Client- Server ialah Segala Sesuatu yang dapat di lakukan hanya dari server untuk komputer client, Dan client tidak bisa menjadi server.
Kelebihan Client Server:
- Kecepatan Akses lebih tinggi karena penyediaan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh server yang tidak di bebani dengan tugas lain selain work station.
- Keamanannya lebih baik.
- Dapat dilakukan back up pada server.
- Management jaringannya lebih bagus.
Kekurangan Client-Server:
- Membutuhkan Software yang mahal.
- Membutuhkan administrator yang profesional.
- Semua tergantung kepada Server misalnya jika Server rusak maka client tidak dapat berjalan dengan baik.
 |
| Gambar client- Server |
|
2. Peer to Peer
Peer to Peer ialah Segala sesuatu yang dapat dilakukan oleh server ataupun client, dimana jika kita menggunakan tipe jaringan ini kita tidak bergantung pada server, misalnya jika server rusak maka akan/ bisa digantikan oleh client.
Kelebihan Peer to Peer:
- Tidak menggunakan Specifikasi yang tinggi.
- Harga yang relatif murah.
- Tidak tergantung kepada server.
- Tidak membutuhkan software aministrator yang mahal.
- Tidak membutuhkan administrator yang handal.
Kekurangan Peer to Peer:
- Keamanan yang kurang bagus.
- Tidak cocok untuk skala yang besar.
- Managementnya susah karena tidak teratur.
- Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrator.
 |
| Gambar Peer to Peer |
3. Hybrid
Jaringan hybrid
memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di atas. Ini
berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang dishare
oleh jaringan peer, sedangkan di waktu bersamaan juga dapat
memanfaatkan seumber daya yang disediakan oleh server.
Keuntungan jaringan hybrid
adalah sama dengan keuntungan menggunakan jaringan berbasis server dan
berbasis peer. Jaringan hybrid memiliki kekurangan seperti pada jaringan
berbasis server.
 |
| Gambar Hybrid |