welcome to my simple blog, here where I take my inspiration, my hobbies and scratch my hands...

Blogroll

Pages

Kamis, 27 September 2012

7 Lapisan OSI Layer

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model "Model tujuh lapis OSI" (OSI seven layer model).
7 Lapisan OSI Layer
Share:

Rabu, 18 Juli 2012

Point to point,point to multipoint dan multipoint to multipoint

1. Point to point
    point to point ialah satu komputer/ perangkat yang disambungkan ke satu perangkat/komputer saja.
point to point



 2. Point to Multipoint
     Point to Multipoint ialah satu komputer/perangkat yang dapat di sambungkan ke banyak perangkat/ komputer.
Point to Multipoint


3. Multipoint to Multipoint
    Multipoint to Multipoint ialah menghubungkan dari banyak perangkat/komputer ke banyak perangkat/komputer lainnya.
Multipoint to Multipoint


Share:

Tipe Jaringan Komputer

1. Client- Server
     Client- Server ialah Segala Sesuatu yang dapat di lakukan hanya dari server untuk komputer client, Dan client tidak bisa menjadi server.
      Kelebihan Client Server:
  1. Kecepatan Akses lebih tinggi karena penyediaan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh server yang tidak di bebani dengan tugas lain selain work station.
  2. Keamanannya lebih baik.
  3. Dapat dilakukan back up pada server.
  4. Management jaringannya lebih bagus.
     Kekurangan Client-Server:
  1. Membutuhkan Software yang mahal.
  2. Membutuhkan administrator yang profesional.
  3. Semua tergantung kepada Server misalnya jika Server rusak maka client tidak dapat berjalan dengan baik.
Gambar client- Server
 2. Peer to Peer
     Peer to Peer ialah Segala sesuatu yang dapat dilakukan oleh server ataupun client, dimana jika kita menggunakan tipe jaringan ini kita tidak bergantung pada server, misalnya jika server rusak maka akan/ bisa digantikan oleh client.

    Kelebihan Peer to Peer:
  1. Tidak menggunakan Specifikasi yang tinggi.
  2. Harga yang relatif murah.
  3. Tidak tergantung kepada server.
  4. Tidak membutuhkan software aministrator yang mahal.
  5. Tidak membutuhkan administrator yang handal.
    Kekurangan Peer to Peer:
  1. Keamanan yang kurang bagus.
  2. Tidak cocok untuk skala yang besar.
  3. Managementnya susah karena tidak teratur.
  4. Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administrator.
Gambar Peer to Peer
3. Hybrid
Jaringan hybrid memiliki semua yang terdapat pada tiga tipe jaringan di atas. Ini berarti pengguna dalam jaringan dapat mengakses sumber daya yang dishare oleh jaringan peer, sedangkan di waktu bersamaan juga dapat memanfaatkan seumber daya yang disediakan oleh server.

Keuntungan jaringan hybrid adalah sama dengan keuntungan menggunakan jaringan berbasis server dan berbasis peer. Jaringan hybrid memiliki kekurangan seperti pada jaringan berbasis server.

Gambar Hybrid


Share:

Sabtu, 14 Juli 2012

Know about Network

A. Pengertian Jaringan
     jaringan ialah dua buah titik atau lebih yang terhubung menggunakan media kabel dan non kabel yang digunakan untuk membagi data atau informasi yang sering di sebut sharing.

B. Jenis- Jenis Jaringan Berdasarkan jarak:
  • Jaringan Personal atau PAN (Personal Area Network) : Jaringan komputer yang digunakan untuk personal dan hanya dapat menghubungkan suatu titik ke satu komputer saja seperti ponsel, misalnya PDA, mesin fax, dan sejenisnya.
Personal Area Network(PAN)

  • Jaringan Lokal atau LAN (Local Area Network) : Jaringan komputer yang dapat digunakan menggunakan kabel yang memiliki jarak terbatas. (misalnya lab sekolah, warnet, kantor, dan sebagainya).

Local Area Network(LAN)
  • Jaringan Metropolitan atau MAN (Metropolitan Area Network) : Jaringan komputer yang dapat digunakan untuk jarak yang lebih jauh daripada jarak pada LAN, misalnya menghubungkan komputer dalam satu kota atau satu kampus.

Metropolitan Area Network(MAN)
  • Jaringan Luas atau WAN (Wide Area Network) : Jaringan komputer yang dapat digunakan dalam jarak jauh, misalnya dalam satu propinsi atau negara.

Wide Area Network(WAN)

C. Jenis- Jenis Jaringan komputer berdasarkan Topologi:
     
  • Topologi Bus: Penerapannya adalah dengan menggunakan satu jalur utama yang digunakan secara bersama-sama oleh komputer lain. Kelemahan topologi Bus adalah jika jaringan utama penuh maka komputer lain tidak dapat mengirimkan data.
  • Topologi Bus
    Topologi Bus
  • Topologi Ring: Digunakan untuk mengurangi kelemahan dari topologi Bus. Pada model ini sebuah komputer akan berfungsi sebagai token. Token digunakan untuk mengantar data ke komputer tujuan. Token akan bergerak terus selama data belum terkirim. Kelemahan model ini adalah biaya yang mahal dan kesulitan dalam perbaikan jika jaringan mengalami kerusakan.
  • Topologi Ring
    Topologi Ring
  • Topologi Star: Merupakan model jaringan yang paling sering digunakan. Model ini mirip seperti topologi Bus, namun digunakan sebuah device sebagai perantara antar komputer. Device ini bisa berupa Hub atau Switch. Model ini sangat efisien dalam pengiriman paket data. Lalu-lintas data akan diatur oleh switch, sehingga kecil kemungkinan data tidak sampai atau terputus.

Topologi Star
Topologi Star
     

    
Share:

Senin, 12 Maret 2012

Perintah-perintah query pada mysql


Berikut perintah-perintah QUERY pada MYSQL
1.      Seleksi Data dengan perintah SELECT
Untuk melakukan seleksi data-data yang ada pada table mysql dipergunakan perintah SELECT. Sebelum menggunakan perintah SELECT akan dibuat terlebih dahulu table berikut data-data yang ada didalamnya:
mysql> CREATE TABLE pet (name VARCHAR(20), owner VARCHAR(20),species VARCHAR(20), sex CHAR(1), birth DATE, death DATE);
Melakukan penyisipan data pada table pet
mysql >INSERT INTO pet(name,owner,species,sex,birth,death) values('Fluffy','Harold','cat','f','1993-02-04','');
mysql> INSERT INTO pet(name,owner,species,sex,birth,death) values('Claws','Gwen','cat',' m','1994-03-17','');

mysql >INSERT INTO pet(name,owner,species,sex,birth,death) values('Buffy',' Harold','dog','f','1989-05-13','');
Masukkan data lain sehingga data pada table pet



name
owner
species
sex
birth
death
Fluffy
Harold
cat
f
04/02/1993

Claws
Gwen
cat
m
17/03/1994

Buffy
Harold
dog
f
13/05/1989

Fang
Benny
dog
m
27/08/1990

Bowser
Diane
dog
m
31/08/1979
29/07/1995
Chirpy
Gwen
bird
f
11/09/1998

Whistler
Gwen
bird

09/12/1997

Slim
Benny
snake
m
29/04/1996






•         Seleksi semua data yang ada pada table pet:
           mysql > select * from pet;
•         Seleksi baris tertentu
•         mysql> SELECT * FROM pet WHERE name = 'Bowser';
•         mysql> SELECT * FROM pet WHERE birth >= '1998-1-1';
•         mysql> SELECT * FROM pet WHERE species = 'dog' AND sex = 'f';
•         mysql> SELECT * FROM pet WHERE species = 'snake' OR species = 'bird';
•       mysql> SELECT * FROM pet WHERE (species = 'cat' AND sex = 'm') OR (species = 'dog' AND sex = 'f');

•         Seleksi kolom tertentu
mysql> SELECT name, birth FROM pet;
•         Seleksi nama pemilik pet
mysql>  SELECT owner FROM pet;
•         Seleksi nama pemilik pet tetapi nama sama ditampilkan satu kali
mysql> SELECT DISTINCT owner FROM pet;
•         Seleksi data yang tergolong cat atau dog
mysql> SELECT name, species, birth FROM pet WHERE species = 'dog' OR species = 'cat';
2.      Sorting baris pada tabel
Seleksi data diurutkan berdasarkan tanggal lahir
mysql> SELECT name, birth FROM pet ORDER BY birth;

Seleksi data diurutkan berdasarkan tanggal lahir diurutkan secara terbalik
mysql> SELECT name, birth FROM pet ORDER BY birth DESC;
Pengurutan data berdasarkan beberapa kolom data :
mysql> SELECT name, species, birth FROM pet ORDER BY species, birth DESC;

3.      Kalkulasi usia
mysql>  SELECT name, birth, CURDATE(),(YEAR(CURDATE())-YEAR(birth))-(RIGHT(CURDATE(),5)<RIGHT(birth,5)) AS age FROM pet;

Kalkulasi usia diurutkan berdasarkan nama:
SELECT name, birth, CURDATE(),(YEAR(CURDATE())-YEAR(birth))-(RIGHT(CURDATE(),5)<RIGHT(birth,5)) AS age FROM pet ORDER BY name;

Kalkulasi usia diurutkan berdasarkan usia
mysql>  SELECT name, birth, CURDATE(),(YEAR(CURDATE())-YEAR(birth))-(RIGHT(CURDATE(),5)<RIGHT(birth,5)) AS age FROM pet ORDER BY age;

SELECT name, birth, death,(YEAR(death)-YEAR(birth)) - (RIGHT(death,5)<RIGHT(birth,5)) AS age FROM pet WHERE death IS NOT NULL ORDER BY age;

mysql> SELECT name, birth, MONTH(birth) FROM pet;

SELECT name, birth FROM pet WHERE MONTH(birth) = 5;

4.      Pattern Matching
Digunakan untuk melakukan seleksi berdasarkan pola tertentu
mysql> SELECT * FROM pet WHERE name LIKE 'b%';
Perintah tersebut digunakan untuk mencari data yang name diawali huruf b.

mysql> SELECT * FROM pet WHERE name LIKE '%fy';
Digunakan untuk mencari data name yang mengandung fy

mysql>  SELECT * FROM pet WHERE name LIKE '%w%';

Selain menggunakan LIKE Pattern Matching dapat menggunakan REGEXP
mysql> SELECT * FROM pet WHERE name REGEXP '^b';

mysql> SELECT * FROM pet WHERE name REGEXP 'fy$';

mysql> SELECT * FROM pet WHERE name REGEXP 'w';

5.      Menghitung jumlah baris
Untuk menghitung baris dipergunakan operator COUNT.
mysql> SELECT COUNT(*) FROM pet;

mysql> SELECT owner, COUNT(*) FROM pet GROUP BY owner;

mysql> SELECT species, sex, COUNT(*) FROM pet WHERE species = 'dog' OR species = 'cat' GROUP BY species, sex;

mysql> SELECT species, sex, COUNT(*) FROM pet WHERE sex IS NOT NULL GROUP BY species, sex;

Share:

Rabu, 25 Januari 2012

TROUBLESHOOTING POWER SUPPLY



Power supply merupakan alat vital yang berfungsi untuk menyearahkan arus yaitu arus AC menjadi arus DC. Tanpa ada power supply pc tidak dapat digunakan karena power supply juga berfungsi untuk menyalukan tegangan dari komponen yang terpasang didalamnya seperti CD-ROM, FDD, Hardisk, dan komponen lain yang terhubung didalamnya. Jenis power supply ada dua yaitu XT dan AT.  Jenis XT digunakan untuk mainboard Pentium I, II,dan III meskipun mainboard pada Pentium III ada yang sudah menggunakan power supply jenis AT, tergantung dari jenis mainboard yang kita gunakan. Jenis AT digunakan untuk mainboard Pentium III, IV, dan V (core2duo).
 Daftar tegangan Power Supply adalah sebagai berikut:
Pin   1
Pin 2
Pin 3
Pin 4
Pin 5
Pin 6
Pin 7
Pin 8
Pin 9
pin 10
3,3 volt
3.3 volt
Ground
5 volt
Ground
5 volt
Ground
10 k
5 USB
12 volt
Orange
Orange
Black
Red
Black
Red
Black
Grey
purple
yellow
Pin 11
Pin 12
Pin 13
Pin 14
Pin 15
Pin 16
Pin 17
Pin 18
Pin 19
Pin 20
3.3 volt
- 12 volt
Ground
P_on
Ground
Ground
Ground
- 5 volt
+ 5 volt
+ 5 volt
Orange
Blue
Black
Green
Black
Black
Black
White
Red
Red
Power supply dapat mengalami trouble cirri dari power supply yang trouble antara lainsebagai berikut:
  1. Tidak ada tampilan dilayar monitor meskipun tombol power pada CPU dan Monitor sudah dihidupkan
  2. Tidak ada tegangan pada Mainboard
  3. Tegangan drop
  4. Power supply tidak bekerja secara optimal



Untuk mengatasi hal diatas kita dapat melakukan hal dibawah ini antara lain sebagai berikut;
  1. Periksa kabel power apakah tertancap dengan benar apa tidak
  2. Periksa saklar pada power supply jika yang digunakan jenis TX
  3. Periksa semua kabel dengan menggunakan taspen atau dengan multitaster apakah tegangan pada setiap kabel drop

         Apabila terjadi kerusakan pada power supply sebaiknya mengganti power supply yang lain karena apabila hanya diperbaiki saja kemungkinan permaslahan tersebut akan segera timbul kembali karena power supply tidak erfungsi dengan normal seperti power supply yang masih baru. Penggantian power supply harus disesuaikan dengan kondisi struktur mainboard.

TROUBLESHOOTING  TAMPILAN TIDAK MUNCUL
Permasalahan pada Perangkat Monitor
Jika Anda menemui masalah seperti itu, Anda bisa mencoba menganalisa bahkan memperbaiki komputer dengan memperhatikan beberapa kondisi dan tanda-tanda sebagai berikut:
  • Perhatikan bahwa pada layar monitor terdapat lampu indikator yang merupakan penunjuk aktifitas monitor. Lampu tersebut akan menyala pada saat monitor tersebut dihidupkan. Pada beberapa model monitor, lampu indikator tersebut akan menyala dengan satu warna. Namun, ada juga model monitor yang lampu indikatornya akan berubah warna ketika monitor mendapat sinyal data dari main unit. Selain itu, terdapat pula jenis monitor yang lampu indikatornya akan berkedip-kedip jika tidak mendapat sinyal data dari main unit.
  • Disamping tanda-tanda di atas, terdapat tanda-tanda lain yang perlu diperhatikan, yaitu pada saat monitor dihidupkan atau dimatikan, pada layar monitor akan tampak kilatan cahaya berwarna. Memang ada beberapa monitor yang tidak mempunyai tanda-tanda seperti ini, namun hampir semua monitor mempunyai tanda-tanda seperti ini.
  • Terdapata beberapa jenis monitor yang jika pengaturan brightness dan contrast-nya dapat di atur meskipun dalam kondisi tanpa sinyal data dari main unit. Setelah kedua pengaturan tersebut telah disetting menjadi maksimal, maka pada layar monitor akan tampak putih terang.
  • Selain tanda-tanda di atas, ada pula monitor yang memiliki fasilitas self test. Fasilitas ini akan bekerja pada saat monitor dihidupkan dan bila tidak ada sinyal yang masuk, maka monitor akan menampilkan gambar berupa pattern dan informasi yang menyatakan bahwa tidak terdapat sinyal data yang masuk ke monitor.
Berdasarkan pada uraian di atas, kita bisa mencoba menganalisa kerusakan jika menemui masalah pada komputer. Jika layar monitor tidak bekerja, maka bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:
  1. Bila pada saat komputer dihidupkan dan ternyata pada layar monitor tidak terdapat tampilan apa-apa, maka coba perhatikan lampu indikator pada monitor. Jika lampu indikator tidak hidup, maka ada indikasi bahwa monitor tersebut memang mati. Periksalah hubungan kabel power pada monitor, apakah sudah terhubung dengan benar atau belum. Jika kabel belum terpasang dengan benar, pasanglah kabel dengan benar. Namun, jika kabel sudah terhubung dengan benar maka Anda bisa menuju langkah selanjutnya.
  2. Jika pada langkah di atas belum menyelesaikan masalah, cobalah matikan monitor tersebut dan amati yang terjadi pada layar monitor saat monitor dimatikan. Apakah terdapat kilatan cahaya pada layar monitor. Jika ada kilatan cahaya tersebut maka ada kemungkinan kerusakan ada pada main unit dari komputer. Periksalah hubungan kabel data monitor pada port video out dari display adapter pada main unit. Sedangkan jika tidak terdapat kilatan tersebut, maka ada kemungkinan kerusakan memang terdapat pada monitor.
  3. Masih terdapat satu lagi kemungkinan untuk memastikan bahwa kerusakan ada pada monitor, yaitu dengan cara menghidupkan monitor, dan kemudian atur posisi pengatur brightness dan contrast ke posisi maksimum. Apakah terlihat bahwa layar monitor akan tampak putih terang. Jika itu yang terjadi, ada kemungkinan monitor tidak rusak. Namun jika sebaliknya, maka berdasarkan pengamatan pada langkah-langkah sebelumnya, hampir bisa dipastikan bahwa kerusakan memang terdapat pada monitor. Untuk kondisi seperti ini, mungkin kita memerlukan jasa teknisi elektronik untuk memperbaiki monitor tersebut.
  4. Sementara itu, jika dari langkah-langkah di atas menunjukkan bahwa monitor tidak rusak, maka selanjutnya amati tanda-tanda yang ditunjukkan oleh main unit komputer. Apakah main unit bekerja secara normal? Seperti yang telah diuraikan di atas, bahwa tidak tampilnya data di monitor dapat disebabkan karena main unit tidak bekerja sebagaimana mestinya. Beberapa kondisi pada main unit yang menyebabkan tidak adanya tampilan pada layar monitor adalah adanya kerusakan pada display adapter, memori (RAM) atau kerusakan lain yang mengakibatkan main unit tidak dapat bekerja dengan baik.
  5. Adapun jika kerusakan pada main unit adalah kerusakan pada kartu display adapter, beberapa komputer akan memberi tanda berupa bunyi bip (beep code) pada speaker. Yaitu bunyi satu kali panjang diikuti tiga kali pendek. Sedangkan dalam kondisi normal, bunyi bip tersebut adalah satu kali pendek. Dengan adanya bip seperti ini maka bisa dipastikan bahwa display adapter telah mengalami kerusakan. Langkah selanjutnya adalah, mematikan komputer, membuka tutup chasing komputer dan cobalah betulkan letak display adapter pada slot ekspansi, kemudian bisa mencoba menghidupkan kembali komputer tersebut. Jika ternyata masih tidak ada perubahan, maka bisa dipastikan bahwa kartu display adapter tidak berfungsi atau rusak.
Selain hal tersebut di atas, kerusakan-kerusakan lain yang sering terjadi pada layar monitor dan penanganannya adalah sebagai berikut:
  • Bila tampilan pada layar monitor mengecil atau tidak penuh satu layar, maka cari tombol pengatur vertical size dan horizontal size. Vertical size digunakan untuk mengatur lebar tampilan secara vertical, sedangkan horizontal size digunakan untuk mengatur lebar tampilan secara horisontal. Bila setelah pengaturan tombol tersebut tidak ada perubahan apa pun, maka hal ini mengindikasikan bahwa terdapat kerusakan rangkaian elektronik pada layar monitor tersebut.
  • Mungkin juga tampilan pada layar monitor berjalan atau menggulung. Beberapa model monitor menyediakan fasilitas tombol V-Hold (vertical hold) dan H-Hold (horizontal hold). Kita bisa menggunakan kedua tombol ini untuk mencoba menghentikan tampilan layar monitor yang menggulung tersebut.
  • Masalaha tampilan monitor yang sering terjadi pada monitor-monitor yang sudah cukup tua adalah berubahnya tampilan pada layar monitor setelah dihidupkan beberapa lama. Tampilan semakin lama akan semakin terang, atau semakin lama akan semakin kabur. Masalah ini biasanya timbul karena komponen PlayBack Trafo pada monitor telah rusak. Jika hal ini terjadi, bawalah monitor ke teknisi elektronik untuk dilakukan perbaikan atau pergantian.
  • Selain itu monitor-monitor yang sudah cukup lama digunakan sering mengalami kerusakan berupa hilangnya satu unsur warna, sehingga monitor tidak bisa menampilkan warna-warna tertentu. Perlu diketahui bahwa pada monitor pembentukan warna layar dibentuk oleh penggabungan tiga warna, yaitu merah, hijau dan biru. Penggabungan warna-warna tersebut diatur oleh suatu rangkaian matrik pengatur warna. Jika salah satu unsur warna tersebut tidak bekerja, maka beberapa warna yang membutuhkan warna tersebut tidak dapat ditampilkan pada layar monitor. Untuk memperbaiki kerusakan seperti ini akan membutuhkan jasa teknisi elektronik.

Permasalah pada Display Adapter
selain masalah-masalah akibat kerusakan fisik monitor tersebut, ada juga masalah yang timbul akibat kesalahan dalam pengaturan sistem operasi atau perangkat lunak. Masalah tersebut biasanya timbul karena ketidakpahaman pemakai komputer akan kemampuan yang ada pada monitor komputernya. Misalnya untuk menggunakan monitor jenis SVGA (Super VGA), bisa memanfaatkan kemampuan monitor yang menampilakan gambar dengan resolusi yang tinggi (sampai 1024×768, bahkan lebih). Namun tidak demikian jika mengatur resolusi monitor pada resolusi yang di atas kemampuan monitor, maka monitor tidak akan menampilkan gambar dengan benar. Beberapa monitor akan menampilkan gambar dengan benar, namun beberapa monitor akan menampilkan gambar yang melebihi uuran layar, sehingga sebagian gambar tidak tampak di layar monitor. Ada juga yang sama sekali tidak mampu menampilkan gambar sehingga gambar pada layar monitor akan pecah dan tampak seperti gambar yang tergulung (rolling).
Jika mengalami kondisi seperti ini, maka aturlah resolusi pada display properties, yaitu dengan cara:
  1. Restart komputer pada safe mode, yaitu dengan cara menekan tombol F5 pada saat tampil pesan “Starting Ms Windows…”.
  2. Klik kanan desktop pada area kosong, pilih menu Properties pada menu popup yang tampil.
  3. Pada jendela Display Properties pilih tab Settings.
  4. Selanjutnya pada tab Settings, turunkan resolusi display dengan mengatur resolusi yang ditunjukkan pada Desktop Area.
  5. Kemudian klik tombol Apply atau OK, maka komputer akan melakukan restart dengan konfigurasi atau setting yang baru.
Kerusakan pada display adapter juga akan membuat tampilan pada layar monitor tidak akan tampil sebagaimana mestinya, bahkan tidak ada tampilan sama sekali. Seperti yang telah diuraikan di atas, jika display adapter tidak bekerja atau rusak (ditandai dengan bunyi bip panjang satu kali dan pendek tiga kali) maka pada layar monitor pun tidak akan tampak tampilan apa pun. Selain itu, kerusakan pada display adapter lainnya, seperti rusaknya Video RAM pada kartu display adapter juga akan menyebabkan rusaknya tampilan pada layar monitor. Misalnya gambar akan tampak peca atau monitor hanya menampilkan gambar kota-kotak warna-warni. Jika menemui kondisi seperti ini, Anda bisa mencoba untuk mengganti kartu display adapter pada komputer. Adapun langkah-langkah untuk mengganti kartu display adapter adalah sama seperti pada langkah pemasangan display adapter setelah sebelumnya melepaskan display adapter yang lama.
Apabila akan mengganti display adapter namun komputer menggunakan display adapter yang on-board, maka Anda harus mendisable display adapter yang ada pada main board. Untuk mendisable display adapter yang on-board ini, perhatikan (jika perlu baca buku petunjuk / manual book yang disertakan pada main board) apakah main board menggunakan jumper setting atau menggunakan setup BIOS. Jika menggunakan jumper setting, maka pengaturan jumper untuk mendisable display adapter harus dilakukan sebelum memasang display adapter yang baru. Namun bila pengaturannya menggunakan setup BIOS, Anda dapat melakukannya setelah display adapter yang baru telah terpasang. Langkah ini berlaku juga untuk penggantian display adapter yang on-board dengan display adapter tambahan yang mungkin akan Anda lakukan bila Anda merasa kurang puas dengan kinerja yang diberikan oleh display adapter on-board Anda.

Share:

About Me

pengunjung

Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "